Menu

Mode Gelap
FORMABEM dan PT SMART Tbk Tebar Kepedulian di Belawan Imigrasi Belawan Perkuat Pengawasan Orang Asing, Gelar Operasi Gabungan di Deli Serdang Banjir Berhari-hari, Warga Sei Mati Terus Bertahan: Pendiri FORMABEM Peduli Salurkan Bantuan Tanpa Pandang Suku dan Agama SEMANGAT BERBAGI DI CAR FREE DAY BELAWAN: FORMABEM HADIR DORONG UMKM LOKAL, TOKOH PEMUDA PUN IKUT BORONG DAGANGAN UNTUK DIBAGIKAN GRATIS 22 JAM LISTRIK PADAM, WARGA SEI MATI MURKA! PLN BELAWAN SANGAT LAMBAN DAN ABAIKAN KELUHAN WARGA Anak Muda Belawan Hidupkan Semangat Kemerdekaan Lewat Seni: Teater Dermaga Hadirkan “MARTINI AKU INGIN PERGI”

News

Janji Pahit Pertemuan Pemko & BNCT: Janji CSR Mangkrak, Jalan Hancur Lebur, Warga Miskin Merana & Hak Buruh Dikebiri!

badge-check

FORMABEMNEWS, Belawan – Ketika mayoritas masyarakat asli Medan Utara, khususnya kawasan Belawan, terus berjuang di tengah kubangan kemiskinan akut dan terhimpit beban hidup yang kian mencekik, kepedulian dari pimpinan tertinggi di Kota Medan justru nyaris tak bergeming. Di saat rakyat kecil harus pontang-panting memikirkan biaya hidup dan pendidikan anak, Walikota Medan Rico Waas malah terkesan sibuk bersolek merawat diri, menghamburkan anggaran untuk pencitraan, serta mementingkan kesenangan pribadi bersama kroni-kroninya.

Ironi pahit ini bukan sekadar retorika politik, melainkan realitas kejam yang dialami langsung oleh warga di lapangan. Janji-janji kampanye muluk yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat Medan Utara dan kawasan Belawan terbukti hanya angan-angan kosong belaka.

Potret Pilu Arsa Kartika: Lulus SD dengan Mimpi Nyaris Kandas

Di balik megahnya gedung-gedung perusahaan swasta maupun BUMN yang berdiri kokoh di tanah Belawan, tersimpan jerit tangis keluarga prasejahtera yang luput dari perhatian pemerintah kota.

Kisah nyata tersebut dialami oleh Arsa Kartika (13), anak pertama dari pasangan Bapak Fandi Awan (44) dan Ibu Arbaiyah (46), warga Jalan Serdang, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan. Arsa baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya di UPT SD Negeri 060965 dengan hasil kelulusan yang membanggakan (nilai rata-rata transkrip 79,13).

Namun, di balik prestasi akademisnya, impian gadis kecil ini untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) hampir musnah total akibat keterbatasan ekonomi keluarga.

Sang ayah yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan tidak mampu membelikan perlengkapan sekolah untuk pendaftaran SMP.

Lebih menyayat hati lagi, sang ibu, Arbaiyah, menderita gangguan pendengaran akibat sakit menahun yang dialaminya. Beruntung, kondisi memprihatinkan ini terendus oleh tim investigasi dan sosial FORMABEM saat melakukan peninjauan langsung ke kediaman warga.

Hampir Setahun Berlalu, Janji Manis CSR BNCT Kepada Walikota Hanya Isapan Jempol: Omong Kosong di Atas Meja Rapat!

FORMABEM menyoroti tajam mandulnya komitmen korporasi di Medan Utara, khususnya Belawan New Container Terminal (BNCT). Tepatnya pada Oktober 2025 lalu, publik disuguhkan berita manis bahwa “CSR BNCT Harus Berdampak Nyata bagi Warga Belawan” dalam pertemuan resmi bersama Pemko Medan. Namun, hari ini—setelah setahun berlalu—janji manis tersebut sama sekali tidak terealisasi!

Masyarakat miskin tetap hidup dalam kubangan papa, jalan-jalan utama di Belawan hancur lebur penuh lubang bagai kubangan kerbau, dan luput dari pantauan maupun tanggung jawab moral BNCT.

Alih-alih menghadirkan kesejahteraan, BNCT justru kerap dilaporkan banyak memakan hak-hak normatif para pekerja lokal. Perusahaan bersikap tuli dan buta terhadap penderitaan buruh serta rakyat sekitar yang terus menerus dikangkangi kepentingannya.

Kemanakah Aliran Dana CSR Perusahaan dan Pelindo? Belawan Dibiarkan Sengsara Bertahun-Tahun!

FORMABEM juga melayangkan gugatan keras dan pertanyaan mendasar: Kemanakah selama ini larinya dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan raksasa di tanah Belawan, termasuk BNCT dan Pelindo? Sangat tidak masuk akal ketika Belawan menjadi lumbung pendapatan besar bagi sektor pelabuhan nasional, namun wilayah serta warganya justru dibiarkan hidup sengsara dan infrastrukturnya hancur bertahun-tahun tanpa solusi nyata dari pemerintah maupun korporasi.

Kecaman Keras FORMABEM: Anggaran Air Mineral Kantor Walikota Lebih Berharga dari Masa Depan Anak Bangsa?

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FORMABEM dan PT SMART Tbk Tebar Kepedulian di Belawan

19 September 2026 - 15:21 WIB

Imigrasi Belawan Perkuat Pengawasan Orang Asing, Gelar Operasi Gabungan di Deli Serdang

17 September 2026 - 04:53 WIB

Banjir Berhari-hari, Warga Sei Mati Terus Bertahan: Pendiri FORMABEM Peduli Salurkan Bantuan Tanpa Pandang Suku dan Agama

13 September 2026 - 13:07 WIB

SEMANGAT BERBAGI DI CAR FREE DAY BELAWAN: FORMABEM HADIR DORONG UMKM LOKAL, TOKOH PEMUDA PUN IKUT BORONG DAGANGAN UNTUK DIBAGIKAN GRATIS

30 Agustus 2026 - 03:02 WIB

22 JAM LISTRIK PADAM, WARGA SEI MATI MURKA! PLN BELAWAN SANGAT LAMBAN DAN ABAIKAN KELUHAN WARGA

27 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Trending di News