FORMABEMNEWS, BELAWAN – Forum Masyarakat Belawan Membangun (FORMABEM) secara tegas menyatakan langkah konkret kolaborasi bersama Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengawasi jalannya roda pemerintahan, khususnya di wilayah Medan Utara. Langkah ini diambil sebagai bentuk keprihatinan mendalam terhadap kondisi birokrasi dan pengawasan yang dinilai masih jauh dari harapan masyarakat.

FORMABEM menyoroti kinerja para Wakil Rakyat, khususnya yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Medan Utara.
Menurut FORMABEM, selama ini pembahasan di tingkat legislatif terkesan hanya terjebak pada isu-isu permukaan dan seremonial belaka.
“Kami minta para Wakil Rakyat jangan hanya sibuk membahas hal-hal yang bersifat seremonial, seperti keterlibatan oknum OPD dalam praktik judi online, narkoba, atau sekadar melakukan kunjungan lapangan yang tidak berdampak bagi masyarakat. Itu penting, tapi jangan jadikan itu tameng untuk mengalihkan perhatian dari isu yang lebih besar,” tegas perwakilan FORMABEM.
Lebih lanjut, FORMABEM mendesak agar para legislator lebih fokus pada fungsi pengawasan anggaran yang lebih ketat. Mereka menuntut agar ruang-ruang “Perampokan” uang negara atau praktik-praktik manipulatif dalam proyek pembangunan dan kebijakan publik di Medan Utara harus dipersempit dan ditutup rapat.
“Kami sudah berkoordinasi dengan APH. Fokus kita adalah memastikan jangan ada lagi ‘Perampok’ berdasi yang bermain di wilayah Medan Utara. Kami tidak akan tinggal diam jika para Wakil Rakyat hanya berpangku tangan dan menutup mata terhadap potensi kebocoran anggaran yang nyata terjadi di depan mata,” tambahnya.
FORMABEM menegaskan akan terus mengawal proses ini dan tidak segan-segan untuk melaporkan setiap temuan penyimpangan secara langsung kepada APH.
Masyarakat Medan Utara membutuhkan Wakil yang mampu bertindak nyata, bukan sekadar bicara seremoni di ruang rapat, buktikan dari diri para Wakil Rakyat terlebih dahulu berbenah dan membersih kan diri dari permainan-permainan yang seharus nya itu menjadi hak rakyat Medan Utara.
(Red)









