
Pertemuan Pengurus dan Jajaran FORMABEM dengan Camat Baru Belawan bapak Robbi Kurniawan, SE.,MM (foto:red)
FORMABEMNEWS, BELAWAN – Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Medan Belawan tidak menyurutkan semangat jajaran pengurus Forum Masyarakat Belawan Membangun (FORMABEM).
Dengan tekad bulat untuk memperjuangkan nasib warga, mereka menerobos cuaca buruk demi menggelar audensi penting bersama Camat Belawan yang baru, Bapak Robbi Kurniawan, SE.,MM, di Kantor Camat Belawan, Jumat (15/10).


Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Camat ini dihadiri lengkap oleh Pengurus Inti, para Koordinator Kelurahan, serta beberapa ketua bidang FORMABEM.
Tujuan utama kehadiran mereka adalah untuk menjalin silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi yang tulus demi mewujudkan visi besar: Masyarakat Belawan Yang Nyaman, Berkeadilan, dan Berintegritas.

“Biar hujan badai di luar, semangat kami untuk Belawan tetap membara,” cetus salah seorang pengurus FORMABEM di awal pertemuan, mencairkan suasana yang sempat tegang karena cuaca.
Bapak Camat Robbi Kurniawan menyambut hangat kehadiran forum ini, menegaskan keterbukaannya untuk berdialog dengan seluruh elemen masyarakat.
Namun, di balik kehangatan pertemuan tersebut, suasana berubah menjadi kritis dan penuh emosi ketika beberapa Koordinator Kelurahan mulai menyampaikan “isi hati” mereka. Mereka membongkar tumpukan keluh kesah yang selama ini dipendam warga Belawan, keluhan yang menurut mereka tidak pernah menjadi prioritas bahkan terkesan diabaikan oleh para pemimpin kecamatan sebelumnya.
Warga merasa kepedulian dari pihak kecamatan sangat minim, terutama dalam hal-hal fundamental yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
Beberapa poin kritis yang disampaikan dan menjadi sorotan utama dalam audensi ini antara lain:
– Carut Marut Pendataan Sosial: Program bantuan sosial seringkali tidak tepat sasaran akibat data yang tidak akurat, meninggalkan warga yang benar-benar membutuhkan tanpa bantuan.
– Minimnya Lapangan Kerja: Warga Belawan, khususnya generasi muda, merasa sulit mendapatkan kesempatan kerja di wilayah mereka sendiri, sementara potensi ekonomi Belawan sebenarnya sangat besar.
– Sirnanya Sarana & Prasarana Olahraga: Fasilitas olahraga warga banyak yang terbengkalai, rusak, bahkan hilang fungsi, merampas ruang publik untuk aktivitas positif warga.
– Tingkat Keamanan yang Memperihatinkan: Poin ini disampaikan dengan nada paling serius. Belawan kerap dipandang sebagai wilayah nomor satu yang paling tidak aman di Provinsi Sumatera Utara. Masalah begal, tawuran, dan kejahatan jalanan lainnya telah menciptakan teror mental bagi warga yang ingin beraktivitas normal.
“Warga sangat tidak merasa aman bahkan di lingkungan nya sendiri,” ungkap salah seorang koordinator dengan nada berat.
Mendengar langsung curhatan “pahit” dari perwakilan warga, Camat Belawan Robbi Kurniawan terlihat mendengarkan dengan penuh perhatian. Ia mencatat setiap poin yang disampaikan dan berjanji akan menjadikannya bahan evaluasi serius.
Audensi ini menjadi momentum penting bagi kedua belah pihak. FORMABEM berharap Camat yang baru ini benar-benar membawa perubahan nyata. Mereka siap berkolaborasi asalkan ada kepedulian dan tindakan nyata dari pihak kecamatan.
“Kami tidak datang untuk berdebat, tapi untuk mencari solusi bersama. Belawan sudah terlalu lama terabaikan dalam hal kenyamanan dasar. Kami ingin rasa keadilan itu kembali hadir,” pungkas perwakilan FORMABEM.
Pertemuan diakhiri dengan kesepakatan untuk terus menjalin komunikasi intensif dan merencanakan langkah-langkah kolaboratif konkret ke depan. (Red)









